Pembangunan Jalan Alternatif Genteng-Gambiran Ditarget Tuntas 2021, Disiapkan Jadi Sirkuit Balapan


Pembangunan jalan alternatif Genteng-Gambiran yang sudah lama terhenti, siap dilanjutkan dan ditargetkan selesai tahun 2021. Seperti apa gambaran jalan penghubung tersebut?

Mengawali tugas tahun 2021, Bupati Abdullah Azwar Anas meninjau sejumlah pembangunan infrastruktur, di antaranya jalan alternatif penghubung Terminal Wiroguno Desa Setail, Kecamatan Genteng, dan jembatan Wiroguno di Desa/Kecamatan Gambiran, Senin (3/1/2021).

"Jalan ini akan menjadi jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di wilayah Kecamatan Genteng yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi di luar pusat kota Banyuwangi," ujar Anas seperti diberitakan Antaranews.com.

Pembangunan jalur alternatif tersebut melalui 3 kecamatan, yaitu Desa Setail, Kecamatan Genteng, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, dan Desa/Kecamatan Gambiran.

Keseluruhan panjang jalan alternatif tersebut 6,5 kilometer dengan lebar delapan meter. Dari total panjang jalan itu, yang tuntas diaspal baru 980 meter.

Pembangunan proyek jalur alternatif ini sempat tertunda karena masalah pembebasan lahan.   

Pemandangan hamparan sawah menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan itu, karena jalan tersebut juga memiliki latar belakang Gunung Raung.

"Kawasan persawahan di areal tersebut merupakan kawasan tanaman pangan atau lahan abadi, sehingga pemerintah tidak akan mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) di sana. Tidak boleh ada pembangunan perumahan di sawah sepanjang jalan ini agar tetap hijau dan tidak padat," tuturnya.

Untuk mengamankan jalur alternatif yang sedang digarap itu, Bupati Anas meminta kepada Pemerintah Desa Dasri agar jalan itu dijaga dan disterilkan.

Di sepanjang jalan itu, tidak ada pedagang yang membangun tempat secara permanen. "Tidak ada orang jualan permanen di kanan dan kiri jalan," cetusnya.

Menurut Bupati Anas, jalan yang sedang digarap ini rencananya tidak hanya untuk jalur umum. Tapi, disiapkan jalur lurus sepanjang 500 meter yang akan digunakan untuk sirkuit drag bike. 

"Lintasan drag bike internasional itu panjangnya 400 meter, tapi di jalur ini disiapkan 500 meter," ungkapnya seperti dikutip dari Radarbanyuwangi.Jawapos.com.

Untuk mengamankan jalur alternatif yang sedang digarap itu, Bupati Anas meminta kepada Pemerintah Desa Dasri agar jalan itu dijaga dan disterilkan. Di sepanjang jalan itu, tidak ada pedagang yang membangun tempat secara permanen. "Tidak ada orang jualan permanen di kanan dan kiri jalan," cetusnya.

Anas berharap di jalur alternatif itu nanti bisa menjadi venue pusat kegiatan Festival Banyuwangi yang berada di daerah Banyuwangi selatan. Selain lokasi yang strategis, rekayasa jalur di tempat itu mudah dialihkan.

Saat melihat pembangunan jalan sepanjang 980 meter yang sudah selesai dibangun itu, Anas meminta pada semua jajaran bisa memacu agar sisa pembangunan yang belum tuntas dapat segera diselesaikan. 

Sehingga, di tahun anggaran 2021 pembangunan alternatif yang menghubungkan Terminal Wiroguno hingga jembatan Wiroguno bisa dituntaskan.


Demikianlah info Pembangunan Jalan Alternatif Genteng-Gambiran Ditarget Tuntas 2021, Disiapkan Jadi Sirkuit Balapan

Terima kasih telah berkunjung ke Info Banyuwangi, semoga bermanfaat bagi Anda.


loading...

0 Response to "Pembangunan Jalan Alternatif Genteng-Gambiran Ditarget Tuntas 2021, Disiapkan Jadi Sirkuit Balapan"

loading...