Quantcast

Perkembangan Musik Kendang Kempul Banyuwangi

classic Classic list List threaded Threaded
2 messages Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Perkembangan Musik Kendang Kempul Banyuwangi

laros alit
Kendang Kempul adalah sebutan untuk musik etnik yang lahir dan berkembang di Banywangi, Jawa Timur. Menurut sejarahnya, cikal bakal kendang kempul telah ada dan berkembang sekitar tahun 1920-an akhir. Lagu ( Gending = bahasa Using ) yang diciptakan saat itu untuk mengiringi kesenian seblang / gandrung Blambangan. Lagu awal yang diciptakan saat itu antara lain “ keriping sawi “ dan “ keok-keok “.

Musik Banyuwangi berkembang semakin dinamis di tahun 1955 dengan berdirinya sanggar-sanggar kesenian yang didukung oleh LEKRA ( LEmbaga Kesenian Rakyat ) yang merupakan organisasi seni dibawah/underbow Partai Komunis Indonesia. Bahkan lagu “genjer-genjer” yang identik dengan gerakan PKI 1965 adalah ciptaan seniman Banyuwangi bernama Mohammad Arief yang syairnya bercerita tentang penderitaan warga sekitar saat dijajah oleh pasukan Jepang.

Pada periode 1966-1973 musik Banyuwangi sempat mati suri, karena adanya anggapan bahwa kesenian ini berbau PKI. Pada tahun 1973 musik Banyuwangi kembali muncul dan sejak itu lebih dikenal dengan nama musik Kendang Kempul. Penyebutan musik kendang kempul karena waktu itu alat musik yang menonjol saat digunakan untuk mengiring penyanyinya bernyanyi adalah alat musik kendang, Kempul dan suling. Tokoh yang kembali memperkenalkan/mempopulerkan kendang kempul adalah Sutrisno.

Perkembangan kendang kempul semakin baik saat unsur musik angklung ikut masuk. Kendang kempul yang tadinya hanya dimainkan dengan alat : Gendang/Kendang, Kempul/Gong Besar, Kluncing ( Triangle dari kawat besi dan pemukul besi, seukuran beton neser lebih tebal sedikit ), serta beberapa perangkat gamelan yang biasanya digunakan untuk mengiringi pementasan gandrung.

Seiring perkembangan jaman, kendang kempul terus berbenah. Tahun 1980-1990-an akhir, kendang kempul didominasi oleh penampilan Emilia Contessa, Sumiati, Alip S, Cahyono ( pelawak Jayakarta Group ) Suliana dan masih banyak lagi. Musik kendang kempul pada masa ini masih bisa dikatakan sebagai kendang kempul versi asli, karena lebih mengandalkan perangkat gamelan untuk pengiringnya.
Pada masa ini yang menjadi superstarnya adalah Sumiati dengan lagu fenomenalnya “ gelang alit” Bahkan seorang Sudjiwo Tedjo di akun twitternya menyatakan lagu ini “ penuh daya magis “.

Selepas 1990-an, musik kendang kempul semakin baik perkembangannya. Banyak unsur yang mempengaruhi perkembangannya. Sejak tahun 2000-an, beberapa musisi mulai berani mengkolaborasikan musik kendang kempul dengan beberapa aliran musik lain, baik tradisional maupun modern. Unsur musik patrol ( kesenian Banyuwangi ), musik keroncong, musik melayu, dangdut koplo hingga pop rock pun ikut mewarnai perkembangan kendang kempul.

Kolaborasi Kendang kempul – Patrol – Keroncong pertama kali diperkenalkan oleh grup musik Patrol Orkestra Banyuwangi ( POB ) yang dikomandani oleh Catur Arum. Kolaborasi ini muncul di tahun 2003-2004. Lagu-lagu yang terkenal dari grup POB ( Bukan POD – People On Death, grup metal amerika ) antara lain layangan, Telung segoro dan masih banyak lagi.

Kolaborasi selanjutnya adalah antara kendang kempul dengan musik dangdut, terutama dangdut koplo. Lagu-lagu yang dihasilkan sebenarnya cukup bagus, namun saya memasukkan unsur dangut koplo menurut penulis malah merusak jiwa musik kendang kempulnya. Musisi kendang kempul yang menyanyikan lagu dengan versi koplo antara lain Dian Ratih, Reny Farida, Ratna Antika ( warga Malang ) serta beberapa lain. Tidak hanya musik koplonya saja yang dimasukkan, tapi budaya di aliran koplo pun dimasukkan. Tampilan artis yang menor menor, goyangan seronok dan juga pemakain bahasa yang sedikit vulgar menjadi ciri khas lagu-lagu kendang kempul versi koplo.

Musik hasil kolaborasi kendang kempul – koplo ini banyak dibawakan grup musik melayi yang bertebaran di Jawa Timur. Lagu-lagu seperti Dicokot Nyokot ( Reny Farida ), Kepingin Turu nang Dadane ( Reny Farida, bahkan di Youtube sampai diplesetkan dengan hal tak senonoh / alat kelamin cewek versi jawa ) serta masih banyak lagu lainnya adalah langganan grup Orkes Melayu ( OM ) Sera, Palappa, New Palappa dan banyak lainnya untuk dibawakan. Karena perihatin dengan hal itu, maka beberapa pencipta lagu senior di Banyuwangi tidak mau lagu karya mereka dibawakan oleh penyanyi-penyayi di atas.

Sekitar 2009-2010 muncul lagi kreativitas baru dalam membawakan gending kendang kempul. Pada masa ini, gending kendang kempul dinyanyikan dengan iringan gitar, seperangkat alat musik angklung ditambah alat musik tabuh yang terbuat dari sekumpulan paralon. Paralon berbagai ukuran dipotong dengan panjang berbeda kemudian ditutup pakai karet ban dalam. Alat ini untuk menggantikan fungsi kendang. Musik yang ditampilkan jika didengarkan sepintas lebih mirip dengan keroncong, terutama karena beatnya yang pelan dan mendayu-dayu. Saat ini baru musisi Yopi yang membawakannya dengan lagu yang cukup terkenal di Banyuwangi berjudul “ Mentolo “. Videonya baru diupload di You Tube tahun 2012.

Kreasi baru lainnya adalah perpaduan kendang kempul dan musik Rock. Dua pioner dari aliran ini adalah Andera Rock ethnic dan OmpRock ( Osing Music Pop Rock ). Hasil kolaborasi ini penulis suka banget. Rancaknya gebukan drum dipadu dengan bunyi kendang, angklung. Bunyi gitar yang berpadu dengan gesekan biola benar-benar lebih menghasilkan sensasi bagi telinga, dibandingkan kolaborasi dengan dangdut koplo.

Yang lebih enak lagi dari kreasi OmpRock adalah range suara sang vokalis ( terutama untuk Chy Chy Viana ) yang tinggi, membuat musik gending kendang kempul lebih hidup. Vokal tinggi dan penghayatan yang lebih baik, membuat suara musik lebih hidup dan enak didengarkan. Lagu-lagu yang terkenal dari kreasi ini adalah: Alum, mawar putih, bentet cingkire, Kabeh Sing Podo ( Kaspo ), Laskar blambangan, Lintang Lontar.

Lintang Lontar ( artinya Bintang Terbuang ) adalah lagu khusus OmpRock yang didekikasikan untuk mantan penari gandrung bernama Mak Onah. Tokoh dalam lagu adalah seorang mantan penari gandrung yang saat ini berusia senja. Di usia yang renta dia harus mencari nafkah sendiri, tinggal sendiri di gubuk bambu di tengah kebun. Usia yang seharusnya hidup tenang dengan anak dan cucu serta tinggal di rumah. Tapi 2 orang anak yang dilahirkan daro rahimnya tak ada yang mau mengurusi. Pun dengan warga sekitar. Padahal dulu, sewaktu di masa jaya tetangga kiri kanan ( terutama ) lelaki berlomba mendekatinya. Kini semua tak ada yang menoleh kepadanya.

Jika selama ini lagu Banyuwangi diidentikkan dengan lagu cengeng dan mendayu-dayu, itu tidak bisa disalahkan dari banyaknya lagu Kendang Kempul yang memang bercerita tentang kegagalan daln cinta, rumah tangga dan sejenisnya. Padahal ada banyak lagu yang bertema religi ataupun penuh semangat serta berisi nasehat. Untuk lagu religi ada lagu yang dibawakan Candra banyu dengan judul Kunfayakun, Catur Arum pun pernah membawakan lagu religi.

Lagu-lagu penyemangat yang pernah ada seperti lagu Umbul-umbul Blambangan. Lagu ini diciptakan untuk menyemangati warga Banyuwangi dalam membangun daerahnya. Ada lagu Laskar Blambangan yang diciptakan khusus untuk mendukung Persewangi ( Persatuan Sepakbola Banyuwangi ) dalam mengarungi kompetisi sepakbola.

sumber :
http://kanal3.wordpress.com/2012/09/18/sejarah-musik-kendang-kempul-banyuwangi/
http://agunghariyadi37.blogspot.com/2011/01/kendang-kempul-musik-asli-banyuwangi.html
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Perkembangan Musik Kendang Kempul Banyuwangi

simbahtuo
[url=http://www.pokerkeren.com]Agen Permainan Games Judi Kartu Poker Online | Poker Keren[/url]
[img]http://www.indojpg.com/images/659oke2.jpg[/img]

[url=http://www.pokerkeren.com]POKERKEREN.COM[/url] Kini Hadir untuk semua pecinta permainan Kartu Poker Online yang khususnya berada di INDONESIA,
Kami mengunakan Sistem Berteknologi Baru dan Server Berkecepatan Tinggi yang akan membuat Permainan Poker Anda Lebih Seru dan Menarik bersama teman-teman Anda maupun Saingan Anda.
Cukup lakukan Login dan Langsung bermain Tanpa Download.
[url=http://www.pokerkeren.com]POKERKEREN.COM[/url] Mengunakan sistem Enkripsi Server yang Tinggi sehingga menjamin Semua Keamanan Data para Members.
Loading...