Jalan Tol Probolingo-Banyuwangi Ditarget Beroperasi Akhir 2019


Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pendatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dan Perjanjian Prinsip Penjaminan Jalan Tol oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Kamis, (14/12) di Jakarta.

Dikutip dari Kompas.com, ada dua ruas jalan tol yang diteken, yaitu Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 173 kilometer dan Jakarta-Cikampek II Selatan ruas Jatiasih-Cipularang-Sadang sepanjang 64 kilometer.

Tol Probolinggo-Banyuwangi selesai 2019

Untuk jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi ditargetkan dapat selesai dan beroperasi pada 2019.
Pada Tol Probolinggo-Banyuwangi ada tanah milik Perum Perhutani sekitar 73 kilometer yang bisa dimanfaatkan untuk memulai pembangunan infrastruktur lebih awal.

Sementara sisanya, masih ada 100 kilometer lagi yang belum dibebaskan milik masyarakat.
Sebagai salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN), Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi diharapkan dapat mendorong kelancaran arus barang dan manusia dari dan ke Banyuwangi.

Dengan nilai investasi sebesar Rp 23,39 triliun, jalan tol ini akan dikerjakan oleh PT Jasa Marga Probolinggo-Banyuwangi yang sahamnya dipegang Jasa Marga, PT Waskita Toll Road dan PT Brantas Abipraya.

Saat ini, perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi ditempuh 4-5 jam lamanya melalui jalur Pantai Utara Pulau Jawa (Pantura) dengan jarak tempuh sekitar 200 kilometer.


Dengan terbangunnya jalan tol ini dapat memangkas waktu tempuh menjadi sekitar 2 jam. Dengan demikian waktu tempuh bagi masyarakat yang bepergian ke Surabaya dan sebaliknya juga akan semakin cepat, karena pada 2019 antara Pasuruan sampai Surabaya juga sudah terhubung dengan jalan tol. 

loading...

0 Response to "Jalan Tol Probolingo-Banyuwangi Ditarget Beroperasi Akhir 2019"