Bupati Anas Raih Penghargaan Regional Marketeer Award 2016


Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kembali mendapatkan penghargaan atas prestasinya dalam mempromosikan Banyuwangi. Kali ini Anas meraih Regional Marketeer Award (RMA) 2016. ‎

Sebelumnya Anas juga pernah mendapatan penghargaan sebagai Marketer Of The Year 2014.
Bupati Anas raih Regional Markeeter Award 2016.

Penghargaan ini seakan melengkapi raihan prestasi Banyuwangi di bidang yang sama. September lalu, Majalah Marketing memberikan penghargaan The Best Experiential in Marketing kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi atas keberhasilannya menjalankan strategi pemasaran pariwisata.

Pada tahun 2015 lalu Banyuwangi juga memperoleh RMA Award sebagai pemenang GOLD Kategori Kabupaten yang diselenggarakan oleh MarkPlus.Inc

Penghargaan tersebut diserahkan langsung publisher marketeer yang sekaligus founder MarkPlus Inc. Hermawan Kartajaya kepada Bupati Anas pada acara The 11th MarkPlus Conference 2016, Grand Ballroom, Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (8/12/2016) malam.

Founder MarkPlus Inc. Hermawan Kartajaya mengatakan penghargaan RMA 2016 digelar untuk memberikan penghargaan kepada para pejabat publik, baik di lingkungan pemerintahan maupun Kementrian dan lembaga dalam melakukan aktivitas pemasaran.

"Tujuan kami ingin memberikan penghargaan kepada para pejabat publik yang selama tahun ini, secara disadari atau tidak, terlihat menonjol dalam menjalankan konsep pemasaran yang baik dan benar," kata Hermawan.

Hermawan melanjutkan Bupati Anas layak menerima penghargaan ini lantaran ide-ide kreatifnya dinilai mampu menjual daerahnya.

Menurut dia, Bupati Anas telah menerapkan prinsip -prinsip marketing yang tepat dalam mempromosikan Banyuwangi.

"Dulu Banyuwangi hanya dilewati orang-orang yang hendak ke Bali. Tapi sekarang, semua orang membicarakan Banyuwangi. Semua tahu blue fire, kawah ijen, dan pantai Pulau Merah. Ini karena Bupatinya kreatif, dan tahu cara menjual potensi daerahnya," kata dia.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan pemasaran daerah adalah hal strategis yang harus dilakukan untuk memajukan daerah. Bahkan, Anas memosisikan dirinya sebagai seorang salesman bagi Banyuwangi.

"Setiap ada kesempatan, saya selalu promosi. Di gadget saya lengkap tersimpan file presentasi data, foto, dan video tentang Banyuwangi. Ketemu orang di bandara, lewat twitter, forum di mana-mana saya selalu pasarkan Banyuwangi," ujarnya.

Anas mengatakan, Banyuwangi konsisten untuk terus memasarkan beragam potensi yang dimilikinya, tidak hanya pariwisata, tapi juga potensi hasil-hasil pertanian, perkebunan, kelautan, UMKM dan masih banyak lainnya.

"Semua potensi yang ada di Banyuwangi terus kami dorong untuk bisa maju bersama-sama. Kami juga meminta mulai Sekda, Kepala Dinas, staf Pemkab ikut mempromosikan setiap potensi daerah dengan memanfaatkan media sosial yang dimiliki," kata Anas.

Tidak hanya birokrasi yang dilibatkan untuk mempromosikan Banyuwangi, para kepala desa juga dimotivasi untuk menampilkan keunggulan wilayahnya.

Hasilnya pun cukup menggembirakan, saat ini desa-desa di Banyuwangi mulai bangkit dengan berbagai potensi masing-masing.

Misalnya Desa Gombengsari yang kini tersohor sebagai desa kopi, Desa Banjar dengan potensi gula arennya dan Desa Jambe Wangi dengan aneka olahan buah keringnya.

"Peran serta desa mempromosikan keunggulannya wilayahnya, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami. Ini membuktikan jika berbagai even promosi yang kami lakukan di tingkat kabupaten menjadi inspirasi bagi pemerintah desa untuk melakukan hal yang sama, " tuturnya (Tribunnews)


loading...

0 Response to "Bupati Anas Raih Penghargaan Regional Marketeer Award 2016"