Penerbangan Banyuwangi-Jakarta Dipastikan Tertunda, Ini Alasannya


Penerbangan rute Banyuwangi-Jakarta dipastikan belum bisa dibuka tahun ini. Pemicunya, beberapa infrastruktur di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi belum memenuhi syarat bagi pendaratan pesasat jenis Boeing 737 series. Salah satunya, belum adanya fasilitas pengisian bahan bakar pesawat. Ditargetkan, penerbangan jarak jauh itu baru bisa dibuka tahun depan.

Penerbangan Banyuwangi-Jakarta ditunda 2017.


Kepastian ini diungkapkan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Suprasetyo usai meninjau Bandara Blimbingsari. Menurutnya, untuk bisa didarati pesawat Boeing 737, ada beberapa spesifikasi bandara yang harus dipenuhi. Diantaranya runway, apron dan infrastruktur lainnya.


Saat ini, kata dia, runway Bandara Blimbingsari baru 2.250 meter, lebar 30 meter. Sepanjang 1800 meter ketebalannya baru 27 PCN  (Pavement Classification Number). Padahal, untuk pesawat Boeing dibutuhkan panjang landasan minimal 2500 meter, ketebalan 39 PCN.

Meski begitu, pihaknya memastikan sudah mengalokasikan anggaran di APBN 2017 untuk menambah ketebalan landasan. "Termasuk pendukung lain, sehingga pesawat Boeing bisa landing," jelasnya.

Selain runway, fasilitas pengisian bahan bakar juga wajib diperhatikan. Sebab, jika belum ada fasilitas ini, penerbangan yang memungkinkan adalah penerbangan lanjutan dari Jakarta-Surabaya-Banyuwangi.

Menurutnya penerbangan langsung Jakarta – Banyuwangi perlu bahan bakar penuh. "Karena di Bandara Blimbingsari belum ada pengisian bahan bakar pesawat, akan menambah berat beban pesawat. Jika dipaksakan mendarat, harus ada pengurangan beban. Bisa penumpang dan bagasinya yang harus dikurangi. Ini jelas tak maksimal," imbuhnya.

Pihaknya berharap warga Banyuwangi bersabar menunggu penerbangan Jakarta-Banyuwangi dibuka. "Tahun 2017 sudah dianggaran. Selambat-lambatnya, April semuanya telah beres," janjinya.

Lebar runway juga ditambah. Sekaligus pemasangan ILS (instrument landing system). "Saat ini runway stripnya baru 150 meter, ke depan akan diperlebar hingga 300 meter, sehingga bisa untuk pendaratan di malam hari," tegasnya.

Selama ini, penerbangan dari Blimbingsari hanya dilayani siang hari. Rutenya, Surabaya-Banyuwangi PP. Ada dua maskapai yang melayani. Garuda Indonesia dan Lion Air. (Balipost)

loading...

0 Response to "Penerbangan Banyuwangi-Jakarta Dipastikan Tertunda, Ini Alasannya"