Kunjungi Banyuwangi, Dubes Korsel Puji Bupati Banyuwangi Sebagai "The Mother of Benchmarking"


Penasaran dengan kinerja Bupati Banyuwangi, Duta Besar Korea Selatan Cho Tai-Young langsung berkunjung ke Banyuwangi. Cho ingin melihat sendiri bukti keberhasilan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam membangun Banyuwangi.
Dubes Korsel di Banyuwangi.
Dubes Korsel Cho Thai-Young (kiri) bersama Bupati Azwar Anas (tengah)

Saat dibawa ke Lounge atau ruang tunggu tamu yang berada di kantor sekretariat Pemkab Banyuwangi, Dubes Cho Thai- Young menyatakan kekagumannya. Terlebih usai melihat-lihat deretan layar sentuh yang menggambarkan berbagai kemajuan Banyuwangi.


" Wah..wah..wah..ini luar biasa. Ternyata kemajuan Banyuwangi bukan isapan jempol belaka. Baru melihat tempat ini saja sudah begini luar biasa. Ini berkat pemimpinnya yang luar biasa pula," ujar Dubes Cho Tai-Young sambil melirik Bupati Anas.

Dengan hangat, Dubes Cho Tai-Young juga menyampaikan rasa hormatnya atas keberhasilan Bupati Anas dalam membangun Banyuwangi. " Saya  punya sebutan khusus untuk Bupati Anas. The Mother of Benchmarking (pusat dari segala jujugan belajar)," ujar Cho Tai-Young yang sudah tinggal di Indonesia selama 2 tahun itu.

Mengapa sebutan itu diberikan Dubes untuk Bupati Anas? "Saya pertama kali bertemu Bupati Anas itu saat ada seminar di Jakarta yang digagas oleh Foreign Policy Indonesian Community (FPIC). Dalam acara itu Bupati Anas mendapat penghargaan sebagai pejuang reformasi atas perubahan yang berhasil dilakukannya untuk Banyuwangi. Nah, dari situ saya penasaran, sejauh apa sih yang dilakukannya. Makanya saya datang kemari untuk membuktikannya. Dan semua memang terbukti," beber Cho Tai-Young.

Cho Tai-Young mengatakan, semua negara dan semua tempat selalu berubah untuk masa depan yang lebih baik. Termasuk apa yang dilakukan oleh Banyuwangi. Mau tidak mau, ujar Cho Tai -Young, semua harus siap menerima perubahan itu.

Cho Tai-Young yang juga mengaku terpesona dengan jalanan Banyuwangi yang bersih, juga menyatakan kekagumannya akan Indonesia. Saking cintanya, dia menyebut dirinya fans berat Indonesia. " Saya ini fans berat Indonesia. Kedatangan saya ke Banyuwangi, menambah deretan kekaguman saya akan Indonesia. Selama tinggal disini, saya sudah hafal 3000 kata dan 15 lagu Indonesia," ujar Cho Tai-Young.

Cho Tai-Young kemudian serta merta menyanyikan beberapa lagu Indonesia. Seperti Indonesia Raya, Satu Nusa Satu Bangsa, Bengawan Solo, Jangan Menyerah milik D'Massive . Juga beberapa tembang lawas berjudul Cintanya Pramuria, Benci Tapi Rindu-nya Diana Nasution, Hati Yang Luka yang dipopulerkan Betharia Sonata dan Jangan Salah Menilaiku (Trio Alexis).

Dalam kunjungannya ini, Dubes Cho Tai-Young juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke sejumlah tempat, seperti Solong Beach Resort, pendopo kabupaten dan Sanggar Genjah Arum Kemiren. Dubes Cho Tai-Young juga dijadwalkan menjadi keynote speaker di Politeknik Banyuwangi. (HumasPemkabBwi).

loading...

0 Response to "Kunjungi Banyuwangi, Dubes Korsel Puji Bupati Banyuwangi Sebagai "The Mother of Benchmarking""