41 Desa Banyuwangi Terhubung Fiber Optik


41 desa Banyuwangi dipasang fiber optik.
Fiber optik akan dipasang di 41 desa di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tahun ini. Pemasangan fiber optik ini untuk mendorong penerapan Smart Kampung dan Unit Gawat Darurat Penanganan Kemiskinan.

Kepastian ini diperoleh Bupati Abdullah Azwar Anas setelah bertemu dengan jajaran eksekutif senior PT Telkom di Jakarta. "Kami bikin jadwal per tanggal, per bulan. Maksimal awal Juni 2016, program Smart Kampung dan UGD Penanganan Kemiskinan sudah siap di desa-desa yang jadi pilot project," katanya.

Dalam pertemuan itu, Anas membicarakan detil program dan sinergi dengan jajaran Divisi Local Government Service PT Telkom bersama Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Banyuwangi Suprayogi.

Jaringan fiber optik sendiri adalah media transmisi data yang lebih canggih dibanding kabel tembaga biasa. Jaringan ini selama ini lebih banyak dipakai pada instalasi jaringan menengah ke atas yang membutuhkan banyak kapasitas data, seperti perusahaan besar.

Secara pararel, tim Pemkab Banyuwangi dan Telkom melakukan survei di 176 desa/kelurahan. Tambahan alokasi dana desa pada Perubahan APBD 2016 bakal dialokasikan untuk membeli bandwidth melalui Peraturan Bupati. Disiapkan rata-rata Rp10 juta per tahun per desa, di luar alokasi dana yang dikeluarkan sendiri oleh Pemkab Banyuwangi, yaitu sekitar Rp2 miliar.

"Dengan ketersediaan infrastruktur fiber optik, lalu lintas data dari desa ke kabupaten bisa lebih cepat dan akan memudahkan masyarakat. Selain itu, penetrasi infrastruktur teknologi itu juga mempercepat transformasi pengetahuan bagi warga desa, seperti memudahkan pengelola desa untuk menambah referensi digital tentang pemberdayaan masyarakat," kata Anas.

”Desa pilot project Smart Kampung ini adalah desa-desa yang jauh seperti desa yang ada di Purwoharjo, Pesanggaran, Wongsorejo, Glenmore, Siliragung, Muncar, dan beberapa lagi," kata Anas. (Beritajatim.com)

loading...

0 Response to "41 Desa Banyuwangi Terhubung Fiber Optik"