Revitalisasi Taman Blambangan Libatkan 3 Arsitek Nasional


Taman Blambangan Banyuwangi akan direvitalisasi.
Taman Blambangan (Rri.co.id)
Guna mewujudkan ruang publik yang nyaman dan memiliki fungsi yang maksimal, Pemkab Banyuwangi akan melakukan revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Blambangan Banyuwangi. Tak tanggung-tanggung, tiga arsitek nasional, Yori Antar, Adi Purnomo, dan Supie Yoladi, didapuk untuk mendesain ulang taman kebangggaan masyarakat Banyuwangi tersebut.

"RTH ini sebenarnya masih bisa dioptimalkan untuk beberapa fungsi lainnya, sehingga kita ingin merefresh ruang publik agar masyarakat tidak cepat bosan dan mendapatkan manfaat baru selain yang sudah ada,” kata Anas.

Beberapa fungsi yang akan dioptimalkan di RTH Blambangan adalah Fungsi Edukasi dan Eksibisi, RTH Blambangan juga akan didesain untuk bisa mengakomodasi banyaknya festival yang digelar oleh Banyuwangi.

“Kita ingin RTH Blambangan ada perpustakaan umum, selain itu bisa dipakai sebagai galeri untuk menggelar berbagai pameran," tambah Bupati Anas.

Alasan Pemkab Banyuwangi menggandeng tiga arsitek, lanjut Anas, karena Taman Blambangan mempunyai tempat terbatas sehingga butuh desain yang tepat sehingga semua fungsi terakomodir serta menonjolkan karakteristik lokal.

Anas juga menjelaskan, rencananya, Taman Blambangan akan dikoneksikan dengan objek penting di sekitarnya, seperti Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Pasar Blambangan serta Pantai Boom Banyuwangi.

"Dari usul salah satu arsitek, RTH Taman Blambangan akan jadi pusat Banyuwangi. Kalau di Jakarta, ring satunya Monas, di Banyuwangi, ring satunya Taman Blambangan. Bedanya kalau di Monas tertutup, di sini lebih terbuka," ucapnya.

Rencananya pembangunan RTH Blambangan akan dimulai tahun 2016 ini, sehingga dengan adnya revitalisasi tersebut Alun - alun Banyuwangi akan menjadi pusat kegiatan warga, sekaligus bisa menjadi Taman kebanggan warga Kabupaten yang berada di wilayah paling ujung Pulau Jawa. (Rri.co.id, Kompas.com)



loading...

0 Response to "Revitalisasi Taman Blambangan Libatkan 3 Arsitek Nasional"