Kolaborasi Telkomsel dan Ebay, Lahirlah Blanja.com


blanja.com
Belanja online kini menjadi tren yang kian berkembang pesat di Indonesia. Kemajuan teknologi telah melahirkan sebuah terobosan dalam berbisnis. Sesuai dengan hasil survei Nielsen Indonesia (2014), konsumen Indonesia mulai menyukai belanja online seiring dengan meningkatnya penetrasi Internet di Indonesia. Dampak positifnya, situs-situs belanja online pun bermunculan bak cendawan di musim hujan.

Menurut data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), sampai 2014 jumlah pengguna Internet di Indonesia mencapai sebanyak 88,1 juta sekaligus mendudukkan Indonesia di peringkat ke-6 di dunia dalam hal jumlah pengguna internet. Dari jumlah itu 27% diantaranya pernah berbelanja online.

Pada tahun 2013 nilai transaksi belanja online Indonesia mencapai Rp 94,5 triliun dan tahun ini diperkirakan tumbuh tiga kali lipat menjadi Rp 295 triliun. Mendatang angka ini dipastikan terus membesar mengingat tren belanja online ini telah menjadi gaya hidup global.

Tentu saja ini potensi yang besar. Padahal survei APJII mencatat, di tahun 2012 lalu saja, rata-rata tiap orang yang berbelanja online akan menghabiskan uang sebesar Rp 200-300 ribu. Dengan semakin tingginya pengguna internet di Indonesia, bisa dikalkulasikan betapa besar potensi belanja online ke depan. Apalagi mayoritas pengguna internet di Indonesia mengaksesnya melalui smartphone yang ketersediaannya menjangkau sampai pelosok desa dan harganya kian terjangkau. Survey Nielsen menunjukkan, perangkat yang paling sering digunakan untuk berbelanja online adalah telepon seluler (ponsel). 

Tak pelak daya tarik kemudahan dan kepraktisan menjadi daya tarik orang mencoba belanja online. Survei Google 2014, menunjukkan 1 dari 2 orang yang punya akses online namun belum pernah berbelanja online mengaku akan mencobanya dalam 12 bulan mendatang. Ini menunjukkan tingginya minat masyarakat berbelanja online.

Tidak heran jika situs belanja online belakangan ini semakin menjamur dengan berbagai bentuk platform, mulai dari forum jual beli, market place, toko online sampai memanfaatkan media sosial.

Beberapa pemain besar pun tertarik masuk ke bisnis ini. Salah satunya Telkomsel. Tak tanggung-tanggung, perusahaan telekomunkasi terkemuka Indonesia ini menggandeng eBay,  sebuah situs jual beli atau lelang online terbesar di dunia yang reputasinya tak diragukan lagi. Hasil kerjasama Telkomsel dan eBay melahirkan perusahaan market place Blanja.com. 

Blanja.com hadir sebagai market place yang menghubungkan antara penjual dan pembeli, dengan menawarkan berbagai macam produk unggulan. Keberadaan Blanja.com akan memperkuat ekosistem digital Telkomsel, khususnya di bidang e-commerce dan m-commerce dan sekaligus melengkapi layanan digital (digital services) Telkomsel yang terdiri dari Digital Advertising, Digital Lifestyle, Digital Payment & Banking dan Digital SME Solutions. 

Dengan dilaunchingnya Blanja.com secara resmi di Jakarta  8 Desember 2014, maka  makin menyemarakkan dunia market place di Indonesia. Netizen mempunyai pilihan beragam untuk belanja online, sedangkan bagi pelaku UKM (usaha kecil menengah) semakin mudah untuk memasarkan hasil produksinya dengan membuka toko online di Blanja.com secara gratis.

BLANJA.COM AMAN, MUDAH DAN LENGKAP

Apa yang membuat Blanja.com berbeda dengan situs market place lainnya? Pertama tentu saja dukungan eBay sebagai mitra bisnis akan membuat Blanja.com mempunyai posisi yang kuat di benak pembeli online. Reputasi kelas dunia yang dimiliki eBay tentunya membuat publik tidak meragukan bonafiditas Blanja.com sebagai situs belanja online yang aman dan terpercaya.

Selain itu ada sejumlah kelebihan lain dari Blanja.com, diantaranya adalah :

Aman
Keamanan menjadi isu utama dalam jual-beli online, dimana sering terjadi penipuan oleh penjual maupun pembeli. Hal ini secara khusus telah diantisipasi oleh Blanja.com.

Keamanan berbelanja di Blanja.com dilakukan dengan mewajibkan para penjual (seller) di situs ini untuk menunjukkan identitas berupa copy SIUP dan NPWP bagi penjual badan usaha (perusahaan) dan KTP/SIM bagi penjual perorangan. Selain itu, berbeda dengan market place lain (ga boleh sebut nama ya…), di Blanja.com pembayaran transaksi jual-beli TIDAK BOLEH dilakukan secara langsung antara penjual dan pembeli, melainkan HARUS melalui pihak Blanja.com.

Jadi mekanismenya, pembeli membayar barang yang diminatinya ke rekening perusahaan Blanja.com, kemudian penjual mengirimkan barang yang dipesan pembeli. Setelah pembeli menerima barang sesuai pesanannya, penjual baru menerima uangnya. Jadi di sini Blanja.com berfungsi sebagai penengah atau fasilitator antara pembeli dan penjual. Bahkan di Blanja.com pembeli yang menerima barang yang tidak sesuai yang dipesan, diperbolehkan melakukan retur alias pengembalian barang. Kalau begini apa nggak aman dan nyaman namanya?

Kemudahan Pembayaran

Untuk memudahkan pembelian barang, Blanja.com memberikan berbagai pilihan dalam hal metode pembayaran. Pembeli dapat memilih metode pembayaran melalui transfer ATM,  T-Cash, kartu kredit,  Internet Banking, dan COD (Cash on Delivery), yaitu pembayaran yang dilakukan oleh pembeli ketika barang telah tiba di tangannya. Untuk pembayaran online, Blanja.com menerima pembayaran melalui BCA, Bank Mandiri dan Bank Permata.

Blanja.com Lengkap
Hingga saat ini Blanja.com telah memiliki lebih dari 1 juta produk yang lebih dari 90% nya adalah produk lokal yang disediakan oleh para penjual yang terdiri dari pebisnis individu, UKM dan brand ritel ternama yang dikelompokkan dalam 10 kategori utama, yaitu Fashion & Aksesoris; Kesehatan & Kecantikan; Telepon Genggam & Gadget; Anak, Bayi & Mainan; Rumah & Elektronik; Komputer; Film, Musik & Buku; Otomotif; Fotografi & Video; dan Sport, Travel & Food. Bahkan Blanja.com menargetkan mampu mencapai 4-5 jutaan produk untuk barang yang laku pada akhir tahun 2015.

Nah, tunggu apa lagi? Apapun kebutuhan Anda, Blanja.com siap melayani!


#review

loading...

0 Response to "Kolaborasi Telkomsel dan Ebay, Lahirlah Blanja.com"