Pendapatan Kabupaten Banyuwangi Naik 70%


Pendapatan perkapita Banyuwangi naik 70% berkat pariwisata.
Pendapatan perkapita Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, naik tajam 70 persen dari Rp 14,97 juta pada 2010 menjadi Rp 25,5 juta pada 2014.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Bappekab) Banyuwangi Agus Siswanto mengatakan, pendapatan per kapita Banyuwangi sudah melampaui sejumlah kabupaten lain di Jatim yang sebelumnya di atas kota itu.

Agus mengatakan, pembangunan ekonomi di Banyuwangi yang memadukan antara pariwisata dan lanskap pertanian memacu banyak sektor ekonomi untuk tumbuh.

Dari aspek investasi, pada 2012, nilai investasinya sebesar Rp 1,19 triliun. Nilai investasi kemudian meningkat 280 persen menjadi Rp 3,38 triliun pada 2013. Adapun pada 2014 sebesar Rp. 3,44 triliun atau naik 1,7 persen dibanding 2013. Hingga awal Maret 2015, investasi yang sudah masuk Rp 586,57 miliar.

Salah satu investasi adalah pembangunan hotel. "Saat ini sejumlah hotel dari grup besar juga sedang memproses pembangunan hotel. Kami masih kekurangan kamar hotel, banyak investasi baru bidang perhotelan yang masuk," kata Agus.

Pada 2013 nilai tambah investasi Rp 30,46 miliar, tumbuh 16% dibanding 2012 sebesar Rp 26,25 miliar. Jika dibandingkan tahun 2010 yang sebesar Rp 18 miliar, ada peningkatan 60,5 persen. Ini menunjukkan kelompok seni-budaya menggeliat.

Adapun Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) naik tajam 71 persen dari Rp 23,56 triliun pada 2010 menjadi Rp 40,48 triliun pada 2014.

Beritajatim.com

loading...

0 Response to "Pendapatan Kabupaten Banyuwangi Naik 70%"