Okupansi Meningkat, Garuda Resmi Buka Kantor di Banyuwangi


Garuda resmi membuka kantor penjualan di Banyuwangi.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk resmi membuka kantor penjualan di Kabupaten Banyuwang, Jawa Timur, Kamis (26/3/2015). Penerbangan di kota ini sudah dimulai sejak 1 Mei 2014.

Direktur Niaga PT Garuda Indonesia Handayani mengatakan, kantor itu untuk semakin mendekatkan diri dengan masyaraka dan pengembangan bisnis. "Jumlah penumpang terus meningkat dengan okupansi pesawat mencapai 75 persen," katanya.

Kantor Garuda Indonesia Branch Office Banyuwangi memiliki layanan cukup lengkap, antara lain layanan reservasi dan ticketing Garuda Miles, City Cheek-in, dan pusat layanan informasi.

Saat ini Garuda Indonesia melayani rute penerbangan dari dan menuju Banyuwangi sekali dalam sehari, yakni rute Denpasar Banyuwangi pergi pulang (PP) dan rute Banyuwangi-Surabaya PP. Penumpang rute tersebut dilayani menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang. 

Konsumen kini dapat terhubung ke berbagai destinasi wilayah dari Sabang sampai M-erauke. Seperti Meulaboh, Lhoksemawe, Bima, Lombok, Labuan Bajo, Ende, Tambolaka, Sumbawa Besar, Kolaka, Bau-bau, Gunungsitoli serta destinasi di kawasan Kalimantan dan Kepulauan Maluku.

Penerbangan dari Surabaya yang dilanjutkan ke Denpasar, menurut Handayani, bisa meningkatkan konektivitas Banyuwangi dengan kota-kota dan destinasi lain di tanah air. Hal ini dapat lebih meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan Banyuwangi sebagai pusat ekonomi baru. 


Pada saat ini okupansi atau tingkat keterisian penumpang rute dari dan ke Kabupaten Banyuwangi mengalami peningkatan. Jumlah penumpang tahun 2011 sebesar 7.826 orang, lalu beranjak naik menjadi 24.128 orang pada 2012. Jumlah penumpang makin meroket pada 2013 sebesar 44.052 orang. Selama 2014, jumlah penumpang mencapai sekitar 87.742 orang.

Vice President Region III Garuda Indonesia, Flora Izza, mengatakan, tingkat okupansi tahun lalu mencapai kisaran 76 persen, dan kini telah mencapai 80%. Bahkan, saat tertentu seperti liburan akhir pekan, okupansi bisa mencapai 90-100 persen.

Rute penerbangan ke atau dari Banyuwangi dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 kapasitas 70 seat tersebut saat ini sedang dikaji untuk dilakukan peningkatan kapasitas. Opsi yang akan dilakukan Garuda ada dua, yaitu mengganti jenis pesawat dengan menaikkan kapasitas pesawat menjadi 96 seat atau menambah frekuensi jam terbang.

"Saat ini sedang kami kaji apakah akan menambah frekuensi atau menambah kapasitas dengan mengganti pesawat yang bisa mengangkut penumpang lebih banyak,” kata Flora Izza, seusai peresmian kantor pelayanan Garuda Indonesia di Banyuwangi, Kamis (26/3/2015).

Beritajatim.com

loading...

0 Response to "Okupansi Meningkat, Garuda Resmi Buka Kantor di Banyuwangi"