Bayar Pajak Kendaraan Sekarang Bisa Lewat ATM



Cara bayar pajak kendaraan bermotor lewat ATM
Kabar gembira untuk warga Jatim. Tak lama lagi urusan pembayaran pajak kendaraan bermotor menjadi makin mudah. Wajib pajak tidak perlu datang ke Samsat setempat, tapi bisa langsung membayar melalui ATM yang khusus dirancang untuk itu. Tanpa perlu ribet, antre lama, dan mengisi data secara konvensional, wajib pajak dengan cepat sudah bisa mendapatkan bukti pembayaran pajaknya.

Layanan ATM Samsat  yang berfungsi sebagai tempat membayar pajak kendaraan bermotor sekaligus mencetak bukti pembayaran pajak ini  diresmikan Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo  di Grand City Surabaya, Selasa (8/7/2014).
"Ini adalah inovasi terbaru kerjasama Pemrop Jatim dan Polda Jatim. Ini adalah layanan satu-satunya di Indonesia. Jatim yang memulai," kata Soekarwo usai peluncurkan.

Dia menjelaskan, ATM Samsat Jatim merupakan mesin pelayanan yang menggunakan media Smart Card yang digunakan wajib pajak untuk melakukan transaksi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), dan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan.

Menurutnya, pembayaran menggunakan ATM ini mempunyai banyak keuntungan. Selain memangkas waktu, pelayanan self service ini juga mencegah adanya korupsi karena tidak melibatkan petugas, serta menghilangkan praktik percaloan.
Layanan ini, kata Soekarwo, juga tidak terbatas pada waktu, jarak, dan tempat. Akurasi database kepemilika n kendaraan pun lebih dapat dijamin. "Untuk tahun ini ada 10 ATM Samsat yang diadakan. Untuk tahun depan ada 30 ATM seperti ini,' lanjut Soekarwo.

Sistem pembayaran terbaru ini juga diharapkan bisa menggenjot pendapatan kas daerah dari pajak kendaraan bermotor. Tahun ini Samsat Jatim menargetkan penerimaaan kas melalui pajak kendaraan bermotor adalah Rp 9,3 triliun. Jumlah itu sudah terealisasi sebesar Rp 5,1 triliun atau sekitar 47 %.

Berbeda dengan inovasi-inovasi layanan publik sebelumnya, ATM Samsat Jatim akan menjadi dasar pengembangan layanan publik pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) ke depan. Sebab, layanan itu mensyaratkan wajib pajak harus mempunyai smart card atau kartu ATM Samsat Jatim.

Kartu itu menyimpan data semua kendaraan yang dimiliki setiap wajib pajak. Begitu meng-entry, kartu tersebut menyuguhkan data lengkap berapa mobil dan sepeda motor yang dimiliki seorang wajib pajak, berikut tanggal kedaluwarsa pajaknya. 

’’Gampangnya, ini seperti single identification number (SIN), tapi untuk kendaraan,’’ kata Dirlantas Polda Jatim Kombespol Verdianto Iskandar.

Menurut dia, kartu itu akan menjadi dasar identifikasi kepemilikan kendaraan di masa depan. ’’Semuanya akan terbaca dalam kartu tersebut. Dengan begitu, ke depan dalam layanan administrasi kendaraan, database-nya ada di kartu tersebut,’’ ucap perwira dengan tiga melati di pundak itu.

Namun, Verdianto mengatakan, untuk tahap awal pihaknya tidak mungkin langsung melakukan pengadaan untuk 13 juta kendaraan di Jawa Timur. ’’Bertahap, untuk awalnya kami menyediakan 25 ribu terlebih dahulu,’’ paparnya.

Yang menjadi prioritas adalah para wajib pajak yang memiliki lebih dari satu mobil, yang salah satunya harus berganti pelat nomor setelah lima tahun. ’’Kami juga akan melakukan evaluasi di awal penerapan sistem ini,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, pelayanan model baru ini sangat membantu pihak kepolisian. Sam sangat mengapresiasi layanan paling mutakhir ini. Layanan ini tentu saja sangat membantu wajib pajak yang ada di luar Jatim.

"Mesin ini bisa ditempatkan di luar Jatim sehingga warga Jatim yang ingin mengurus pajak kendaraan bermotornya, tidak perlu balik ke Jatim," ujar Sam.
Sam juga ingin agar propinsi lain di Indonesia bisa meniru layanan ini. "Jakarta saja yang jumlah kendaraan bermotornya sama dengan Jawa timur belum mempunyai layanan seperti ini," tandas sam.

CARA KERJA ATM SAMSAT
Kartu ATM Samsat
Cara kerjan ATM Samsat ini sederhana. Pertama-tama, pembayar pajak tahunan kendaraan bermotor harus memiliki kartu ATM Samsat Jatim yang bisa didapat di Samsat Jawa Timur. Setelah mendapat kartu tersebut, saat mau membayar pajak tinggal datang ke ATM.

Setelah kartu dipindai, maka di layar muncul panduan memasukkan data yang bisa dilakukan pemegang kartu elektronik. Pembayaran dilakukan di mesin yang sama. Setelah itu, tinggal memasukkan STNK ke dalam mesin tersebut, yang secara otomatis meng-emboss dan mengesahkan STNK yang ada. Semua proses itu bisa dilakukan dalam waktu tidak lebih dari dua menit.

Ketua Pembina Samsat Jawa Timur Ahmad Sukardi menguraikan terobosan pelayanan pembayaran pajak melalui ATM bertujuan memberi kemudahan bagi masyarakat.
"Masyarakat diberi pilihan layanan sehingga memberi kemudahan," jelasnya di sela-sela peresmian ATM Samsat Jatim di Grand City Mal Surabaya.

Sukardi yang juga Sekretaris Daerah Jatim ini menambahkan layanan ATM melengkapi terobosan pembayaran yang sudah ada sebelumnya, seperti e-samsat Jatim, samsat corner, samsat keliling, dsb.

Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono dalam sambutan tertulis menilai ATM Samsat Jawa Timur memberi kemudahan bagi masyarakat. "Terlebih proses pembayaran hanya perlu 3-5 menit," ujarnya seperti dibacakan Wakapolda Jatim Brigjen Pol Suprodjo WS.

Terobosan penyediaan mesin pelayanan mandiri dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor tersebut juga tercatat sebagai rekor MURI. Samsat Jatim dinilai sebagai lembaga pertama yang menggunakan ATM berbasis teknologi dan pelayanan mandiri dalam pembayaran pajak.

10 TITIK LAYANAN ATM SAMSAT JATIM
Kepala Bidang Pajak Pendapatan (Dispenda) Provinsi Jatim Aris Sunarya mengatakan, pada tahap awal layanan ATM Samsat Jatim akan diberikan di 10 titik yang tersebar di tiga kota, yakni Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Di Surabaya, layanan ATM Samsat Jatim dapat ditemui di Samsat Surabaya Timur atau Samsat Manyar), Samsat Surabaya Selatan, Samsat Surabaya Utara, Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan, Kantor Mapolda Jatim Jalan A Yani, Galaxy Mall, Pakuwon Trade Center (PTC), dan Royal Plasa.

“Untuk Sidoarjo, layanan diberikan di kantor Samsat Sidoarjo, sedangkan di Gresik, layanan diberikan di Samsat Gresik,” ujarnya.

Pertimbangan dipilihnya pusat pembelanjaan sebagai tempat ATM Samsat Jatim, menurut  kata Aris karena disana banyak dikunjungi oleh wajib pajak. Selain itu, para pengunjung mall dinilai terbiasa melakukan transaksi secara online.

Mudah-mudahan untuk Banyuwangi tidak menunggu terlalu lama lagi sudah bisa direalisasi, sehingga warga Banyuwangi juga bisa menikmati layanan ATM Samsat ini.

(Berbagai sumber)


loading...

0 Response to "Bayar Pajak Kendaraan Sekarang Bisa Lewat ATM"