FAKTOR ANAS DIBALIK GARUDA TERBANG KE BANYUWANGI


PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah resmi membuka rute baru dari Surabaya ke Banyuwangi pada Kamis, 1 Mei 2014. Rute ini adalah satu dari enam rute baru yang dikerjakan maskapai Garuda Indonesia. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas disebut berada di balik pembukaan rute baru Garuda ini.

Vice President Domestic Region III Garuda Indonesia Ari Suryanta menceritakan upaya Anas menggaet Garuda Indonesia untuk bisa menerbangi daerahnya. Sekitar satu tahun lalu mereka berdua bertemu. Pada saat itu Anas selaku kepala daerah Banyuwangi menawari Garuda Indonesia untuk singgah di bandara wilayah kerjanya. Seusai pertemuan itu, Garuda Indonesia mengirim tim untuk melakukan survei dan melihat potensi Banyuwangi.

"Akhirnya tim kami berkesimpulan bagus. Perhatian kami tertuju kepada Banyuwangi," kata Ari, seusai acara peresmian penerbangan perdana Garuda Indonesia rute baru Surabaya-Banyuwangi, Kamis, 1 Mei 2014. Dalam penerbangan perdana ini hanya tersisa lima kursi kosong. 

Dalam kajian tim Garuda, kata Ari, banyak potensi yang dibeberkan Anas dan ditemukan oleh tim Garuda. Di antaranya potensi pariwisata yang sangat menjanjikan. Jika para wisatawan merasa bosan di Denpasar, Bali, mereka biasanya pergi ke Banyuwangi. "Yang utama, pariwisatanya sangat menjanjikan," katanya.

Banyaknya pabrik dan perindustrian di Banyuwangi juga dinilai sangat menjanjikan. Pesatnya kemajuan pendidikan di daerah tersebut, contohnya dengan dibukanya kampus cabang Universitas Airlangga, pun menjadi salah satu alasan Garuda Indonesia terbang ke Banyuwangi. "Itu dari segi keuntungan dan sasaran Garuda Indonesia," katanya.

Adapun keuntungan bagi masyarakat, kata Ari, yakni mereka bisa lebih menghemat waktu. Sebab, jika perjalanan dari Surabaya ditempuh lewat darat, baik naik sepeda motor maupun mobil, lama perjalanan rata-rata mencapai enam jam. "Namun kalau transportasi udara hanya setengah jam atau satu jam sudah tiba," katanya.

Ari berharap pembukaan rute penerbangan baru ini dapat menunjang perekonomian Provinsi Jawa Timur, khususnya Banyuwangi. Dia beralasan, kebanyakan investor asing yang ingin berinvestasi di suatu perusahaan di Indonesia biasanya akan bertanya dulu kepada Garuda Indonesia perihal aksesibilitas lokasi perusahaan tersebut jika ingin dijangkau dengan pesawat Garuda. "Jika kami sudah terbang ke daerah tersebut, maka investor akan tertarik untuk menanamkan sahamnya," kata Ari.

Tempo.co

loading...

0 Response to "FAKTOR ANAS DIBALIK GARUDA TERBANG KE BANYUWANGI"