AKHIRNYA IZIN MALL DAN TEMPAT HIBURAN DIBUKA, TAPI ADA SYARATNYA ...


Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas akhirnya membuka peluang bagi investor yang ingin mendirikan pusat perbelanjaan modern atau mal dan tempat hiburan di Banyuwangi, Jawa Timur. Padahal bupati lulusan Harvard Kennedy School of Government sudah 4 tahun tidak mengeluarkan izin mal di wilayah paling timur Palau Jawa ini.

Namun izin tempat hiburan yang akan dikeluarkan bukan kategori panti pijat atau karaoke namun izin untuk gedung bioskop, pusat mainan anak dan zona rekreasi keluarga.

Sedangkan untuk pembangunan mal dan pusat perbelanjaan lainnya, harus ada syarat khusus, yaitu investor harus mampu bersinergi dengan produk asli Banyuwangi antara lain berbagai produk UMKM dan produk pertanian lokal.

“Hiburan boleh tapi seperti gedung bioskop dan zona rekreasi anak dan keluarga. Panti pijat, karaoke tetap nggak boleh, arah hiburan kita bukan yang hedon atau hura-hura. Kalau mal harus mau kombinasikan prinsip ekonomi berkelanjutan, produk asli daerah harus ikut dilibatkan,” ungkap Bupati Anas, Senin ( 12/05/2014).

Anas mengakui saat ini proses izin pendirian bioskop sedang berlangsung. Gedung bioskop lokasinya akan berada di tengah-tengah kota. Kabarnya, beberapa investor besar mulai menawarkan diri untuk berinvestasi di Banyuwangi.

Ia menegaskan, izin pendirian mal itu harus mau mengikuti aturan dari Pemerintah Daerah Banyuwangi. Bentuk mal yang akan dibangun harus memasukkan unsur budaya lokal Banyuwangi. Lokasi pendirian mal tidak boleh di wilayah pusat kota, agar perekonomian kota bisa tersebar merata.

“Pemda juga sedang mendorong perkembangan kota, baik ke wilayah barat atau selatan. Karena sehebat apapun menata kota tanpa melindungi pertumbuhan ekonomi rakyat dan terus menerus menjejali fungsi kota dengan tuntutan zaman, maka macet tidak bisa kita hindari,” katanya.

Detik.com



loading...

0 Response to "AKHIRNYA IZIN MALL DAN TEMPAT HIBURAN DIBUKA, TAPI ADA SYARATNYA ..."