TELITI BAHASA OSING, ASRUMI RAIH GELAR DOKTOR DARI UNS


Bahasa Osing sebagai salah satu variasi atau dialek bahasa Jawa di daerah Banyuwangi memiliki satuan-satuan yang saling terkait yang membangun sebuah sistem, yakni fonologi, morfologi, sintaksis, wacana dan semantik.
“Secara morfologis, verba sebagai salah satu jenis kata yang pengkategoriannya dapat ditentukan melalui kesepadanan atau korespondensi yang teratur,” ungkap Asrumi saat mempertahankan disertasinya di depan Dewan Penguji yang dipimpin Prof Drs Sutarno MSi PhD, di ruang sidang senat Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Kamis (24/4).
Dalam disertasinya yang berjudul “Sistem Morfosintaksis Kategori Verba Deverbal dalam Bahasa Osing” untuk meraih gelar doktor Linguistik, Asrumi mengatakan,  secara sintaksis, verba deverbal yang dimaksud adalah sebagai sentral kalimat pengisi P, secara semantik memiliki beberapa komponen makna, sehingga mampu menghadirkan jumlah, jenis dan peran argumen.
“Oleh karena itu, verba deverbal tersebut secara semantis dan gramatis memiliki relasi makna dengan nomina yang mengikuti dan mendahuluinya dalam kalimat,” jelas dosen Universitas Jember tersebut.
Sementara itu, menurut Asrumi, bahasa Osing merupakan salah satu bahasa daerah yang dituturkan oleh sebagian masyarakat di Banyuwangi Jawa Timur. Kata Osing disamping untuk menyebut nama bahasa, juga digunakan untuk menyebut nama etnis dan budaya masyarakat pendukungnya.
Timlo.net

loading...

0 Response to "TELITI BAHASA OSING, ASRUMI RAIH GELAR DOKTOR DARI UNS"