PEMKAB CIAMIS BELAJAR TATA KELOLA PEMERINTAHAN KECAMATAN DI BANYUWANGI


Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan kunjungan kerja sekaligus mempelajari tata cara penyelenggaraan pemerintahan kecamatan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang dinilai cukup berhasil dengan berbagai terobosannya.

Dalam kunjungan yang dipimpin Asisten Administrasi Pemerintahan Kabupaten Ciamis Endang Supriatna pada beberapa hari lalu, turut serta sebanyak 18 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan 26 camat se-Kabupaten Ciamis.

"Tujuan kami membawa pejabat di Ciamis ke Banyuwangi untuk belajar dan meniru dalam hal menjalankan penyelenggaraan pemerintahan di kecamatan," kata Endang Supriatna, seperti dikutip dari Humas Pemkab Banyuwangi, Minggu.

Di Kabupaten Ciamis, katanya, terdapat 26 kecamatan dengan luas wilayah 2.556,75 kilometer persegi. Melihat kondisi di Banyuwangi yang hampir sama jumlah kecamatannya, Pemkab Ciamis ingin bertukar informasi dalam menyelenggarakan pemerintahan kecamatan sesuai PP Nomor 19 Tahun 2008.

Mulai dari pelayanan publik hingga bagaimana mendapatkan untung yang bisa menjadi pendapatan daerah. Selain juga bagaimana membangun infrastruktur di kecamatan.

"Selain itu, kami juga bertukar informasi apapun untuk memajukan Kabupaten Ciamis, karena kami sering mendengar bahwa Banyuwangi banyak diperbincangkan di mana-mana dan ternyata benar. Banyuwangi kotanya bersih, banyak ruang terbuka hijau dan udaranya sangat segar," ujar Endang Supriatna.

Menanggapi hal itu, Asisten Administrasi Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi Choliril Ustadi dan Asisten Administrasi Umum, Pembangunan dan Kesra Drs Sulihtiyono mengatakan selain berpijak pada PP Nomor 19 Tahun 2008, secara umum penyelenggaraan sistem pemerintahan di kecamatan menggunakan sistem pagu indikatif dan pelayanan kepada masyarakat secara online.

"Artinya, di Banyuwangi dalam memberikan layanan kepada publik sudah memanfaatkan tekonologi informasi dengan istilah 'one stop service', misalnya dalam surat menyurat dan macam-macam pelayanan administrasi kependudukan," katanya.

Menurut ia, sistem pelayanan berbasis IT juga sudah diterapkan di kelurahan-kelurahan yang langsung terhubung dengan kecamatan.

Pada kesempatan itu, rombongan dari Pemkab Ciamis diajak meninjau sejumlah kantor kecamatan untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

Selain itu, Ustadi juga menunjukkan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai di Banyuwangi, mulai infrastruktur jalan, bandara hingga pemberian TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) kepada PNS di luar gaji yang diterima setiap bulan.

"Pemberian TPP ini sebagai penghargaan bagi PNS atas kinerjanya, selain juga untuk memotivasi PNS agar bekerja lebih giat sesuai kompetensinya. Ini kebijakan masing-masing
daerah dan mungkin bisa diberlakukan di Kabupaten Ciamis," kata Ustadi.

Antarajatim.com

loading...

0 Response to "PEMKAB CIAMIS BELAJAR TATA KELOLA PEMERINTAHAN KECAMATAN DI BANYUWANGI"