KEHADIRAN UNAIR DI BANYUWANGI UNTUK KEMAJUAN MASYARAKAT


Pendirian kampus Universitas Airlangga (Unair) di Banyuwangi diyakini bisa membuat iklim pendidikan menjadi lebih dinamis. Selain itu, kehadiran Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ini bisa menjadi sinergi positif bagi perkembangan universitas swasta.

Pihak Pemkab Banyuwangi dan sebagian besar pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) juga telah melakukan pertemuan untuk menjalin kesepahaman.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, kehadiran Unair di Banyuwangi menjadi salah satu instrumen untuk memajukan masyarakat dan daerah. Sama sekali tidak bertujuan untuk bersaing dengan PTS yang sudah ada di Banyuwangi.

"Alhamdulillah sudah ketemu kemarin dengan para pimpinan PTS. Nantinya bisa saling mendukung untuk membuat iklim pendidikan di Banyuwangi menjadi lebih dinamis, menjadi bersemangat untuk maju bersama demi daerah ini," jelas Bupati Anas, Selasa (4/3/2014).

Terkait masalah hukum pendirian Unair, pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta Unair telah mengkajinya.

"Kajian mendalam dari aspek yuridis telah dilakukan oleh Dirjen Dikti dan pihak Unair. Jadi kalau ada perbedaan pendapat, ya itu proses wajar di era demokrasi dan keterbukaan seperti saat ini," ujar Anas.

"Ini bukan kepentingan saya, pendirian Unair adalah kepentingan kita bersama untuk bareng-bareng membuat Banyuwangi lebih maju. Pokoknya saling gandengan tangan maju bareng," kata Anas.

Sejumlah pimpinan PTS Swasta juga menyampaikan dukungannya terhadap pendirian Unair. Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam (STAIDA) Abdul Kholiq Syafaat mengatakan, sepanjang untuk meningkatkan iklim pendidikan, pihaknya sepaham dengan keinginan Pemkab Banyuwangi untuk semakin memajukan daerah.

"Yang kami harapkan, ke depan pemerintah juga tetap harus bersinergi dengan PTS untuk bersama-sama memajukan daerah. Kami ingin PTS juga diberi perhatian karena niatnya sama-sama untuk membangun daerah," kata Abdul.

Rektor Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba) Teguh Sumarno menambahkan, dirinya yakin kajian pendirian Unair di Banyuwangi telah dilakukan dengan baik.

"Semoga ke depan bisa bersama-sama antara PTS, PTN, Pemkab, dan masyarakat luas mengembangkan Banyuwangi," ujar Teguh.

Ketua STIKES Banyuwangi Soekarjo mengatakan, masuknya Unair pasti membawa manfaat, dan ke depan diharapkan tetap terjalin sinergi di antara para pemangku kepentingan bidang pendidikan yang ada di Banyuwangi.

"Semoga bisa sama-sama saling mendukung," ujarnya.

Para pimpinan PTS sendiri telah bertemu dengan Bupati Anas untuk membangun kesepahaman tentang tujuan pendirian Unair. PTS-PTS itu antara lain Universitas PGRI Banyuwangi, Universitas Bakti Indonesia (UBI), Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB), AKABA, STIKOM, STIKES, STAIDA, STAIN Ibrahimy, STAIDU, dan Akademi Kesehatan.

Detik.com

loading...

0 Response to "KEHADIRAN UNAIR DI BANYUWANGI UNTUK KEMAJUAN MASYARAKAT"