HAPUS TRIBUTA, BANYUWANGI BENTUK PASUKAN KHUSUS PEMBURU BUTA HURUF


47 Ribu masyarakat Banyuwangi masih banyak yang belum bisa baca dan tulis. Untuk itu, Pemkab Banyuwangi membentuk pasukan khusus untuk memberantas buta huruf. Pasukan khusus ini melibatkan 9 ribu guru.

"Tanpa mengeluarkan anggaran baru, kita gerakkan 9 ribu guru PNS untuk ikut berikan pembelajaran. Tim ini bergerak masif sejak dua pekan lalu, menyisir wilayah pedesaan sampai ke daerah perkebunan. Paling tidak, minimal saat Pemilu nanti masyarakat bisa baca nama Caleg dan Calon Presiden," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Jumat (14/3/2014).

Menunjang program ini, Bupati Anas telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 4 Tahun 2014 tentang Gerakan Masyarakat Pemberantasan Tributa dan Pengangkatan Murid Putus Sekolah (Gempita Perpus). Tributa yang dimaksud adalah membaca, menulis, dan berhitung.

Secara teknis Bupati Anas menjabarkan, masing-masing pendidik bisa mengentaskan 10 hingga 20 warga yang masih buta aksara. Sarana prasana belajar bisa memakai ruang kelas sekolah, mushala, rumah warga, balai desa, gardu poskamling, atau tempat-tempat publik lainnya.

"Bisa memilih tempat belajar sesuai kesepakatan dengan pendidik. Pemkab Banyuwangi juga sediakan fasilitas seperti perpustakaan keliling, materi pembelajaran dan sosialisasi dari masing-masing UPTD yang terus dilakukan," imbuhnya.

Bupati Anas berharap, dengan menggunakan pembagian kerja skala prioritas, angka 11.92 persen buta huruf di Banyuwangi bisa zero persen pada Mei mendatang. Sehingga, saat peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2014, Banyuwangi sudah bebas buta aksara.

"Ini juga untuk peningkatan indeks sumber daya manusia di Banyuwangi, Hardiknas mendatang harapan kami Banyuwangi bisa melek aksara," pungkasnya.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi menyebutkan, masyarakat buta aksara di Banyuwangi di dominasi usia 15-59 tahun. Persebarannya ada pada 5 kecamatan yang menjadi penyumbang masyarakat buta huruf terbanyak, yaitu Kecamatan Wongsorejo, Kecamatan Kalipuro, Kecamatan Kabat, Kecamatan Glenmore dan Kecamatan Kalibaru.

Detik.com

loading...

0 Response to "HAPUS TRIBUTA, BANYUWANGI BENTUK PASUKAN KHUSUS PEMBURU BUTA HURUF"