APBD BANYUWANGI, SATU-SATUNYA YANG WAJAR TANPA PENGECUALIAN MURNI


Badan Pemeriksa Keuangan memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) murni terhadap laporan keuangan dan pelaksanaan APBD Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Hasil audit BPK hingga 28 Mei 2013 lalu menyebutkan, ada 12 LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) kabupaten/kota dan 1 LKPD Pemprov Jatim mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dari 12 LKPD kabupaten/kota yang mendapat opini WTP, opini 11 LKPD adalah WTP-DPP (WTP Dengan Paragraf Penjelasan dan hanya 1 daerah yang LKPD-nya sempurna mendapat opini WTP murni (Tanpa Catatan/Tanpa Paragraf Penjelasan), yakni Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, perolehan hasil audit dengan opini WTP ini menunjukkan perbaikan akuntabilitas pengelolaan keuangan dan peningkatan kualitas LKPD secara terus menerus dan berkesinambungan.

"Meningkatnya kualitas opini LKPD Kabupaten Banyuwangi sejalan dengan meningkatnya jumlah realisasi anggaran yang dikelola," kata Anas.

Tren realisasi APBD selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan hingga ke level 99 persen.

Pemerintah Banyuwangi terus meningkatkan kontrol pada seluruh tingkatan pengelola keuangan dan barang daerah dengan menerapkan pengendalian berlapis pada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Parameter penyelenggaraan dan pengelolaan APBD yang baik ada tiga, yaitu transparan, akuntabel, dan partisipatif. Ketiga hal itu harus dipenuhi untuk menuju tata kelola pemerintahan yang baik (good governance)," kata Anas.

Transparan artinya semua proses penganggaran dan implementasinya dilakukan secara terbuka tanpa ada indikasi KKN. Akuntabel artinya pengambil kebijakan dapat dimintai pertanggungjawaban oleh publik. Adapun prinsip partisipatif diwujudkan dengan mengakomodasi opini kritis masyarakat dalam penganggaran.


"Akuntabilitas dapat tercapai apabila kesempatan publik untuk berpartisipasi terbuka. Partisipasi publik hanya akan bisa dicapai apabila segala sesuatunya dibikin transparan," kata Anas,


loading...

0 Response to "APBD BANYUWANGI, SATU-SATUNYA YANG WAJAR TANPA PENGECUALIAN MURNI"