BANGUN RUMAH ADAT USING DAPAT INSENTIF 10JT DARI PEMDA BANYUWANGI


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi akan memberikan insentif Rp 10.000.000 untuk warganya yang akan membangun rumah. Pemberian insentif ini diberikan kepada warga yang akan membangun atau merenovasi rumah bergaya adat using (budaya asli Banyuwangi).

"Upaya dari Pemkab ini untuk untuk tetap mempertahankan budaya dan adat-istiadat," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas disela-sela konferensi pers-nya untuk Grand Launching Banyuwangi Digital Society, yang akan berlangsung, Sabtu ini (9/3).

Bupati Anas mengatakan, meskipun program ini masih dalam tahap perencanaan, namun warga sudah sangat antusias menyambut program ini. Bupati menjelaskan jika program ini sudah berjalan, rumah warga yang tetap mempertahankan rumah adat Using ini, akan dijadikan objek wisata permukiman adat. "Sudah pasti ini untuk membuat objek wisata baru di Banyuwangi," kata Anas.

Konsepnya, kata Anas agar menarik lokasi kompleks permukiman adat ini tidak mengikuti objek besar yang sudah ada di Banyuwangi. Tetapi katanya, akan dibuat semacam pendopo ditengah permukinan untuk dijadikan sentral Budaya masyarakat.

Rumah adat using saat ini masih banyak ditempati di berbagai tempat di wilayah kabupaten Banyuwangi, Jawa timur, kususnya di Desa Kemiren yang merupakan warga using yang masih menjunjung tinggi adat-istiadat using semenjak jaman  Kerajaan Majapahit masih  berdiri.

Ada 4 macam bentuk rumah adat  using, meliputi crocogan, tikel/baresan, tikelbalung, dan serangan.

Bentuk bangunan rumah itu sendiri dibagi dalam tiga ruang, yakni biale (serambi),  jerumah (ruang tengah + kamar), dan pawon (dapur).

Di halaman atau sekitar rumah sering dipasang kiling(kitiran bentuknya seperti baling-baling di tancapkan di bambu yang tinggi dan ada berbagai macam bentuk manusia, hewan menyertainya ada yang berbunyi dan ada yang tidak jika baling-baling terhembus angin) sebagai media hiasan atau hiburan.

sumber : Gatra, Rumah Adat


loading...

0 Response to "BANGUN RUMAH ADAT USING DAPAT INSENTIF 10JT DARI PEMDA BANYUWANGI"