BANYUWANGI JADI PERCONTOHAN NASIONAL "DIGITAL SOCIETY"



Kabupaten Banyuwangi menjadi kabupaten percontohan nasional program digital society oleh PT Telkom. Dalam rilis yang disampaikan Bagian Humas Pemkab Banyuwangi, PT Telkom memilih Banyuwangi sebagai percontohan nasional karena ini pertumbuhan ekonomi di kabupaten ini cepat. Kabupaten paling ujung timur Jawa Timur ini menempati rangking ke-3 di Jatim sebagai tempat tujuan investasi.

“Program digital society hadir untuk memberikan dukungan bagi pertumbuhan ekonomi Banyuwangi melalui penyediaan information and communications technologies (ICT),” ujar Public Relation PT Telkom wilayah Jatim, Ivone Andayani dalam rilis tersebut.

Program digital society merupakan program nasional PT Telkom untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui penetrasi internet. Berdasarkan riset, peningkatan penetrasi internet sebesar 10 persen di sebuah daerah mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi sebesar 1,38 persen.

Dalam Banyuwangi Digital Society (B-Diso) nanti akan ada  pemasangan 10 ribu titik wireless fidelity (wi-fi) se Kabupaten Banyuwangi. Target tersebut direncanakan akan tercapai pada akhir tahun 2014.

Sedangkan sampai saat ini baru 1100 wi-fi yang telah di-broad band oleh PT. Telkom. Untuk mempercepat penetrasi broadband PT Telkom mengratiskan pemasangan wi-fi bagi setiap rumah yang memiliki sambungan telepon rumah dengan beban gratis selama satu bulan.

Bupati  Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik kerjasama antara PT Telkom dan Pemkab Banyuwangi pada program B-Diso tersebut.

Menurutnya,  program ini tidak hanya akan memberikan kemudahan bagi masyarakat terhadap jaringan internet yang lebih luas dan  mudah, tetapi juga bermanfaat bagi efisiensi kerja di birokrasi melalui sistem e-office.  “Juga akan digunakan untuk memasarkan UMKM Banyuwangi kepada dunia global melalui program B-Diso ini,” tegas Anas 


loading...

0 Response to "BANYUWANGI JADI PERCONTOHAN NASIONAL "DIGITAL SOCIETY""