PEMKAB BANYUWANGI TAMBAH MODAL KE BANK JATIM


Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tahun 2013 mendatang menambah penyertaan modal ke PT Bank Jatim Tbk dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jawa Timur.

Sekretaris Kabupaten Banyuwangi, Slamet Kariyono, mengatakan penambahan modal untuk Bank Jatim senilai Rp 15 miliar. Sedangkan untuk BPR Jatim sebesar Rp 5 miliar.

Dana untuk penambahan penyertaan modal di kedua lembaga perbankan tersebut telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Banyuwangi tahun 2013. "Saat ini kaami mengajukan rancangan peraturan daerah untuk alokasi penambahan penyertaan modal tersebut," kata Slamet kepada wartawan, Senin, 22 Oktober 2012.

Penambahan modal tersebut untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab saat ini peningkatan PAD cukup sulit jika digali dari sektor lainnya. Bank Jatim dipilih karena dividennya cukup tinggi.

Tahun 2011-2012 Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menyertakan modalnya senilai Rp 52 miliar ke Bank Jatim dengan pembagian dividen 50 persen.

Adapun penyertaan modal untuk BPR Jatim, kata Slamet, untuk mendukung pemberian kredit bagi usaha kecil menengah. Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah melakukan penyertaan modal Rp 3 miliar.

Anggota Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Banyuwangi, Nasiroh, mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menyertakan modal di kedua bank daerah tersebut.

Menurut Nasiroh, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2012 memberi kelonggaran bagi pemerintah daerah untuk melakukan penyertaan modal di perbankan. "Investasi di perbankan itu lebih aman," ujarnya.


sumber

loading...

0 Response to "PEMKAB BANYUWANGI TAMBAH MODAL KE BANK JATIM"