WARGA BOYOLANGU BANYUWANGI GELAR TRADISI PUTER KAYUN


Ribuan warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (28/8) menggelar tradisi "Puter Kayun" dengan mengendarai andong (dongkar) sejauh 15 kilometer.

Tradisi yang digelar secara turun temurun setiap lebaran tersebut digelar setiap hari ke 10, lebaran tersebut sebagai ungkapan syukur atas rezeki yang telah diberikan Tuhan, sekaligus melakukan napak tilas dari para leluhur warga setempat yang membuat jalan dari Boyolangu menuju Pantai Watu Dodol yang berjarak 15 kilometer.

Samsul Arifin salah satu panitia tradisi Puter Kayun mengatakan pada jaman dulu, mayoritas warga Boyolangu berprofesi sebagai kusir dokar, sehingga banyak warga yang bepergian bersama-sama dengan menggunakan dokar untuk menuju Pantai Watu Dodol, namun ada sebagian warga yang menggunakan sepeda motor dan mobil.

"Karena jumlah dongkar semakin sedikit banyak warga yang mengendarai kendaraan bermotor, namun tujuannya sama yaitu ke Watudodol," ungkap Samsul.

Ketika iring-iringan warga dalam tradisi Puter Kayun sampai di Pantai Watu Dodol Banyuwangi, tokoh adat setempat melarung bunga berbagai macam rupa, untuk menghormati para leluhur yang meninggal pada saat membuat jalan sepanjang 15 km dan dilanjutkan dengan memotong tumpeng dan dilanjutkan dengan makan bersama ditepi pantai.

" Tradisi tersebut juga sebagai ajang silaturrahmi antar warga dengan cara makan bersama dan salin bertukar bekal makanan yang mereka bawa dari rumah masing - masing" tambah Samsul.


sumber

loading...

0 Response to "WARGA BOYOLANGU BANYUWANGI GELAR TRADISI PUTER KAYUN"