LAHAN KEDELAI DI BANYUWANGI TERUS BERKURANG


Realisasi luas lahan yang ditanami kedelai di Kabupaten Banyuwang, Jatim, dari tahun ke tahun terus berkurang.

"Salah satu sebabnya karena penduduk yang bertambah sehingga ada alih fungsi lahan dari pertanian menjadi perumahan atau industri," kata Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi Ir. Ikrori Hudanto, Minggu (5/8).

Pihaknya tidak bisa membendung masyarakat yang mengalihfungsikan lahan pertaniannya menjadi rumah atau didirikan industri. Hanya saja sesuai dengan peraturan tanah sawah tidak bisa sembarangan didirikan banguna atau industri.

"Untuk sawah, kami akan persulit untuk diubah fungsinya. Kami berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi masalah ini. Kebetulan ini juga sudah diatur dalam Perda RTRW," katanya.

Mengenai luas lahan, Ikrori mengemukakan bahwa target lahan tanaman kedelai seluas 36.836 hektare pada tahun 2012. Namun, baru tercapai sekitar 30 persen atau 14.356 hektare.

"Masih banyaknya lahan yang belum ditanami kedelai ini karena musim kemarau sekarang curah hujan masih tinggi sehingga petani banyak memilih menanam padi," katanya.

Meskipun baru tercapai 30 persen, pihaknya tidak terlalu mempermasalahkan atau mendorong petani untuk menanam kedelai karena bahan pangan tersebut tidak termasuk dalam kebutuhan yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

"Beda dengan tanaman padi. Kalau padi tentu kami genjot agar sesuai dengan target," katanya.


sumber : MI

loading...

0 Response to "LAHAN KEDELAI DI BANYUWANGI TERUS BERKURANG"