BANYUWANGI SEDIAKAN 40 RIBU HEKTAR LAHAN TEBU


Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyiapkan lahan seluas 40 ribu hektare untuk mendukung rencana pendirian pabrik gula oleh PT Perkebunan Nusantara XII di Kecamatan Glenmore.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Kehutanan dan Hortikultura Banyuwangi, Ikrori Hudanto, mengatakan lahan tersebut dipersiapkan apabila PTPN XII kekurangan lahan untuk tanaman tebu sebagai bahan baku utama pabrik gula. "Lahan yang disiapkan itu merupakan lahan kering yang tidak produktif," kata dia kepada Tempo, Rabu, 15 Agustus 2012.

Menurut Ikrori, PTPN XII sebenarnya telah memiliki lahan untuk pendirian pabrik gula tersebut di Afdeling Jolondoro, Kecamatan Glenmore, seluas 6 ribu hektare. Namun, tidak menutup kemungkinan pabrik akan membutuhkan tambahan pasokan bahan baku lebih besar. Dengan demikian, petani bisa memanfaatkan peluang ini untuk menanam tebu di lahan tidak produktif.

PTPN XII berencana mendirikan pabrik gula terbesar dan termodern di Banyuwangi yang pencanangannya dimulai pada 10 November 2012 mendatang. Pabrik gula Glenmore nantinya merupakan anak perusahaan hasil konsorsium antara PTPN III, PTPN XI, dan PTPN XII.

Pabrik yang bernilai investasi Rp 1,4 triliun ini ditargetkan memproduksi 8 ribu ton gula per hari pada 2015 sehingga mampu mewujudkan swasembada gula nasional. Selama ini luas tanaman tebu di Banyuwangi sekitar 3 ribu hektare. Tanaman tebu yang diproduksi perkebunan swasta itu memasok untuk pabrik gula di Situbondo dan Kabupaten Jember.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan Banyuwangi, Hary Cahyo Purnomo, mengatakan adanya pabrik gula itu akan mampu merekrut delapan ribu tenaga kerja dari warga sekitar sehingga akan meningkatkan perekonomian warga.

Selain itu, gula yang dihasilkan nantinya akan memasok kebutuhan gula di Banyuwangi serta Indonesia bagian timur. "Selama ini pasokan gula dipenuhi dari impor," katanya.


sumber 

loading...

0 Response to "BANYUWANGI SEDIAKAN 40 RIBU HEKTAR LAHAN TEBU"