2013, BANYUWANGI MENGGUNAKAN BIOGAS



Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menargetkan tahun depan seluruh kecamatan di sana memanfaatkan kotoran sapi untuk diolah menjadi biogas organik.

Kepala Bidang Budidaya dan Pengembangan Dinas Peternakan Banyuwangi Nanang Sugiharto mengklaim sudah ada empat kecamatan yang memakai biogas berbahan baku kotoran sapi. Diantaranya Kecamatan Tegal Sari, Srono, Bangorejo dan Kalipuro. Nanang mengklaim, di wilayah itu masyarakat tidak lagi bergantung kepada minyak tanah maupun gas LPG.

”Sudah lama kita tidak mengadakan bio gas kan karena masyarakat sendiri kan kepemilikan ternak kan, karena kepemilikan ternak di bawa 5 atau 7 kan tidak kebutuhan gasnya akan kurang atau kecil tidak bisa untuk menekan ke atas untuk keluarnya gas.Memang banyak yang mengajukan adalah kelompok – kelompok ternak yang mulai memiliki kandangan, yang memiliki kandang kolektif yang ternaknya kumpul jadi satu. Nah itu kan lebih bisa optimal sehingga pasokan kotoranya banyak sehingga tekanan untuk pengeluaran gasnya cukup tinggi dan masyarakat disekitarnya nanti bisa memamfaatkanya.”kata Nanang Sugiharto.

Kepala Bidang Budidaya dan Pengembangan Dinas Peternakan Banyuwangi Nanang Sugiharto menambahkan untuk bisa membuat biogas organik sedikitnya perlu memanfaatkan tujuh ekor sapi guna diambil kotorannya.
Bagi warga yang berminat memanfaatkan kotoran sapi menjadi biogas bisa mengajukan proposal kepada Dinas Peternakan Banyuwangi. Nantinya permintaan itu akan diteruskan kepada Kementerian Pertanian.









loading...

0 Response to "2013, BANYUWANGI MENGGUNAKAN BIOGAS"