TOBOS


Tobos dari kain parasut
Orang Banyuwangi menyebutnya Tobos. Pada dasarnya adalah semacam bagasi ekstra yang ditempatkan di samping kanan-kiri jok sepeda motor untuk menampung barang yang lebih banyak.

Tobois (pengguna tobos) umumnya para pedagang, barang yang dimuat dalam tobos tentunya barang dagangan. Dengan memakai tobos lebih banyak barang yang bisa dimuat.


Bahan tobos bermacam-macam. Yang lazim dan murah meriah terbuat dari bambu. Bambu ini ada yang dianyam, tapi ada yang sekedar disusun sejajar dan dibentuk kotak persegi panjang. Ukurannya sekitar 40-50 untuk lebar, dan tinggi antara 70-80cm.


Ada pula yang memakai seng, kain parasit tebal, bahkan memanfaatkan box yang biasa digunakan untuk menyimpan makanan atau minuman yang didalamnya diberi bongkahan es batu agar awet. Semua tergantung kemampuan dan kreativitas manusianya.


Begitu juga dengan motor yang digunakan. Tidak pandang bulu, mau bebek mau sport, no problem. Dan bukan cuma jenis motor bulukan, yang gagah macam Tiger pun, monggo mawon. Punyanya apa, itu yang dipakai.


Yang menarik, tobois bukan monopoli kaum batangan. Cewek-cewek muda dan ibu-ibu setengah nenek pun banyak dijumpai bertobos-ria. Tobos memang merakyat.


Hidup tobos,
Hidup kehidupan.
Tobos Banyuwangi
Tobos dari styrofoam dan seng
Tobos Banyuwangi
Tobos dari bilah bambu

Tobos Banyuwangi
Tobos dari anyaman bambu
Tobos Banyuwangi
Tobos dari kayu
Tobos Banyuwangi
Tobos dari bambu dan kayu

Tobos modern
Di Banyuwangi, Tobos memang merakyat.



















1 Response to "TOBOS"