Meraup Rejeki Dari Las Keliling


Tukang las keliling di Banyuwangi
Las Keliling Pak Imam
Di jaman yang serba kompetitif ini, selalu ada jalan bagi mereka yang jeli melihat peluang yang ada.
Hal inilah yang dilakukan oleh pria yang akrab dipanggil Imam ini.

Sadar bahwa untuk membuka suatu usaha memerlukan tempat atau lokasi yang strategis, sementara ia hanya memiliki keterampilan mengelas yang dipelajari secara otodidak. Jika harus menyewa ia tidak akan mampu membayar harga sewa yang pastinya tidak murah, maka ia pun memiliki ide jitu untuk menyiasati keterbatasan modalnya. Jemput bola!


Pak Imam sedang bekerja
Bermodalkan sepeda motor butut yang dimodifikasi sedemikian rupa dengan sebuah gerobak beroda di depannya untuk mengangkut peralatan lasnya, pria yang tinggal di belakang terminal lama Genteng Kulon ini pun siap memulai usahanya. 


Awalnya memang tidak mudah untuk mendapat pelanggan. Bisa dimengerti karena usaha semacam itu masih asing di bumi Blambangan. Tapi ia yakin bahwa jasanya pasti dibutuhkan, hanya masyarakat belum mengenalnya. Ibarat pepatah, tak kenal maka tak 
sayang. Ia pun rajin menyusuri jalanan kota Genteng untuk memperkenalkan sekaligus menawarkan jasa lasnya. Usahanya tak sia-sia. Pelan-pelan keberadaannya mulai dikenal warga dan ia pun  mendapatkan tawaran pekerjaan las di berbagai tempat. Berbagai jenis pekerjaan las ia lakoni. Mulai mengerjakan pintu pagar sampai memperbaiki bodi mobil. Prinsipnya tidak menolak pekerjaan, besar kecil asal mendatangkan rupiah, ia terima.

Pekerjaan besar-kecil tidak pernah ditolaknya. 
Sampai suatu ketika seorang pelanggannya iseng memposting fotonya ke facebook, sejak itu ia mengaku makin banyak dikenal. Tanpa ragu-ragu ia mengatakan sekarang ia kewalahan mengatur jadwal untuk melayani pelanggannya. Bisa jadi memang jasanya dibutuhkan masyarakat, sehingga permintaan selalu mengalir. Apalagi bisa dibilang, dia lah satu-satunya pelaku usaha las keliling, khususnya di Genteng. Sehingga usahanya tanpa pesaing. Lancar bok!

Satu-satunya hambatan dalam bekerja adalah ketika motornya ngadat. Dengan begitu ia tidak bisa membawa peralatannya ke alamat pelanggannya. Jika itu terjadi yang dilakukannya membawa motor gerobaknya  ke bengkel untuk diperbaiki, sebelum ia dapat bekerja kembali.


Selain getok tular, keberadaan pak Imam bisa diketahui dari promosi di depan gerobaknya, yang bertuliskan : LAS KELILING B. IMAM, diikuti nomer HP miliknya di bawahnya. Bagi anda yang memerlukan jasa las keliling nya, bisa menghubungi pak Imam di nomer 081249765322. Tapi asal anda sabar antri saja, karena garapan tiap harinya sudah menumpuk. Soal ongkos, bisa dirundingkan sebelumnya, sebab ia tidak menetapkan tarif tertentu. Yang penting pelanggan puas dengan garapan saya, ujarnya.


Ayo, siapa lagi berminat mengikuti jejaknya!

1 Response to "Meraup Rejeki Dari Las Keliling"